5 Cara Memilih Kasur Busa yang Awet dan Bagus

Kini semakin banyak pilihan model kasur menurut bahan pembuatnya. Kalau dulu, kita hanya mengenal kasur kapuk saja. Kemudian berkembang menjadi kasur pegas (spring bed). Sekarang ada satu lagi kasur yang dapat dipilih yaitu kasur busa. Kasur busa sepenuhnya terbuat dari busa (spons). Sesuai dengan sifat bahan pembuatnya, kasur busa mempunyai tekstur yang sangat empuk. Sehingga ketika kita tidur di atas kasur ini, rasanya sungguh nyaman sekali.

Di pasaran, tersedia berbagai macam kasur busa berdasarkan tingkat kualitasnya. Ada kasur busa dengan kualitas yang biasa saja, kasur busa murahan, serta kasur busa premium yang memiliki jaminan garansi hingga 10 tahun. Walaupun harganya lebih mahal sedikit, tapi kasur busa premium ini sangat awet dan mempunyai masa pemakaian yang lama sekali. Sehingga kalau dihitung-hitung lagi jatuhnya harga kasur busa tersebut justru jauh lebih murah daripada yang biasa.

cara-memilih-kasur-busa.jpg

Kasur busa yang mahal memang pasti mempunyai kualitas yang bagus. Tapi tidak selamanya kasur busa berkualitas tinggi dibanderol dengan harga yang mahal. Anda dapat memilih kasur yang bermutu tinggi dengan memperhatikan kiat-kiat di bawah ini!

Kiat 1. Pilih Kasur Busa yang Keras

Kasur busa sepenuhnya terbuat dari bahan busa. Tidak ada material tambahan lain di dalam kasur ini layaknya kasur springbed. Oleh karena itu, Anda harus benar-benar memperhatikan kualitas busa yang dipakai oleh kasur ini. Salah satu cara mengecek mutu busanya yaitu memeriksa tekstur busa tersebut. Busa yang bagus mempunyai tekstur yang kasar. Justru bila busa tersebut bertekstur lembut pasti akan cepat kempes. Semakin lembut tekstur busa pada kasur ini, maka semakin cepat pula busanya menjadi kempes.

Kiat 2. Kasur yang Tebal Lebih Awet

Kekurangan utama yang dimiliki oleh kasur busa yaitu strukturnya bisa menjadi kempes. Lama-kelamaan kasur ini akan semakin menipis karena terus dibebani dengan tubuh Anda yang cukup berat. Sayangnya kelemahan kasur busa ini sampai sekarang belum bisa teratasi. Maka sebaiknya Anda memilih kasur busa yang tebal sehingga tak cepat mengempes. Setidaknya dibutuhkan waktu yang cukup lama sampai kasur ini benar-benar menjadi kempes dan tidak layak lagi digunakan. Sehingga kasur yang tebal ini pun lebih awet.

Kiat 3. Cek dengan Menekan Kasur

Kalau ingin membeli kasur busa, jangan lupa untuk memeriksa kualitasnya ya. Cara mengecek kualitas busa pada kasur tersebut dapat dilakukan dengan menekan kasur berulang-ulang. Saat ditekan, kasur busa yang bagus akan terasa elastis. Kemudian setelah Anda melepaskan tekanan, maka bentuk kasur ini pun akan cepat kembali seperti semula. Kalau bentuk kasur busa ini mengembang kembali secara perlahan-lahan setelah tekanan dilepaskan artinya kualitas kasur tidak terlalu bagus. Sebaiknya Anda menghindarinya.

Kiat 4. Jangan Terkecoh dengan Cover

Cover kasur busa hanyalah sebatas cover. Anda harus tetap mengutamakan kualitas bahan busa yang digunakan dibandingkan memperhatikan covernya. Cek terlebih dahulu mutu busa pada kasur tersebut. Kalau benar-benar sudah bagus dan sesuai dengan persepsi Anda, barulah Anda dapat memilih cover mana yang paling sesuai. Toh nantinya cover kasur busa ini juga akan tertutup oleh sprei dan tidak bakal terlihat. Jadi tetap utamakan memilih kasur busa berdasarkan kualitas busa yang digunakan, bukan hanya cover semata.

Kiat 5. Perhatikan Masa Garansinya

Produk kasur busa yang bagus selalu dilengkapi dengan kartu garansi. Keberadaan garansi tersebut menadakan kalau produsen berani menjamin kualitas produk buatannya. Semakin lama masa garansi yang diberikan oleh produsen, maka semakin nyaman pula Anda memakai produk kasur busa tersebut. Pastikan pula Anda bisa melakukan klaim garansi ini dengan mudah apabila diperlukan nantinya. Pada umumnya, kasur busa yang bermerek dilengkapi dengan kartu garansi hingga mencapai 10 tahun.