5 Cara Mengatasi Kipas Angin yang Berisik

Hampir semua warga negara Indonesia mempunyai kipas angin. Perangkat elektronik yang satu ini memang begitu penting. Hembusan angin yang dihasilkannya dapat menciptakan suasana yang sejuk. Maklum karena suhu udara rata-rata di Indonesia terbilang panas. Apalagi saat musim kemarau, di mana suhu udaranya bisa mencapai 33-35 derajat celsius. Keberadaan kipas angin dapat membantu kita untuk mengusir hawa yang panas tersebut.

Kipas angin bekerja menggunakan baling-baling yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga memungkinkannya dapat menghisap udara dari belakang lalu menghembuskannya ke depan. Baling-baling ini terus berputar selama kipas angin menyala. Namun Anda tidak perlu khawatir dengan suaranya karena terdengar lembut sekali dan tidak mengganggu. Sedangkan jika kipas angin mengeluarkan suara yang bising artinya ada sesuatu yang tidak beres.

cara-mengatasi-kipas-angin-berisik.jpg

Anda bisa mengatasi kipas angin yang bersuara sangat berisik menggunakan kiat-kiat sebagai berikut!

Bersihkan Perangkat secara Menyeluruh

Udara yang mengalir di kipas angin mengandung partikel-partikel debu. Sebagian dari debu ini akan menempel di kipas angin. Seiring berjalannya waktu, jumlah debu yang menempel akan semakin banyak dan mempengaruhi kinerja kipas angin. Beberapa dampaknya yaitu kipas angin akan mengeluarkan suara bising serta putarannya pun melemah. Anda bisa mencoba membersihkan perangkat ini secara menyeluruh. Jangan lupa untuk membersihkan bagian mesinnya juga.

Perbaiki Posisi Baling-baling yang Tak Seimbang

Timbulnya suara berisik pada kipas angin juga bisa disebabkan oleh posisi baling-baling yang tidak seimbang. Biasanya posisi baling-baling tersebut agak longgar sehingga ketika berputar, baling-baling pun akan sedikit bergoyang-goyang tidak karuan. Dari sinilah suara berisik itu muncul. Jadi tugas Anda harus membetulkan posisi baling-baling yang tidak seimbang tadi. Cobalah lepaskan penahan dan baling-baling dari tempatnya. Lap sampai bersih. Kemudian pasang kembali dengan kencang.

Kencangkan Semua Mur, Baut, dan Sekrup

Kipas angin terbentuk dari berbagai komponen yang dirangkai menjadi satu. Biasanya dipakai mur, baut, dan sekrup untuk menahan komponen-komponen tersebut. Meskipun produsen sudah memasangnya dengan kencang, tetapi lama-kelamaan ikatan mur, baut, atau sekrup ini akan mengendur. Salah satu tanda kendurnya ikatan bahan-bahan tersebut yaitu terdengar bunyi bising dari kipas angin. Cobalah Anda mengencangkannya kembali sebelum benar-benar terlepas.

Pastikan Perangkat dalam Kondisi Kering

Perangkat kipas angin yang basah umumnya akan mengeluarkan suara yang berdengung dan berisik. Suaranya terdengar lebih keras daripada biasanya. Mungkin saja Anda mengelapnya menggunakan kain yang basah lalu lupa mengeringkannya kembali? Atau alat elektronik tersebut tersiram air hujan akibat atap yang bocor? Anda bisa mencoba mengeringkan perangkat ini memakai kain lap yang lembut sampai kondisinya benar-benar kering.

Ganti Baling-baling dengan yang Lebih Ringan

Bobot baling-baling yang digunakan juga dapat mempengaruhi suara yang dihasilkan oleh kipas angin. Umumnya baling-baling yang mempunyai bobot lebih berat akan mengeluarkan suara yang lebih berisik. Semakin berat bobot yang dimilikinya, maka semaki keras pula suara yang ditimbulkan oleh baling-baling tersebut terutama jika tidak ditahan oleh baut dan mur yang kencang. Solusinya Anda bisa mencoba mengganti baling-baling yang digunakan saat ini dengan baling-baling yang bobotnya lebih ringan.