7 Tips Merawat Lemari Particle Board yang Benar

Butuh tips-tips dalam merawat lemari particle board? Anda memerlukan lemari sebagai tempat untuk menyimpan seluruh pakaian yang dimiliki. Sayangnya harga lemari yang terbuat dari kayu jati sekarang sangatlah mahal. Setidaknya Anda harus merogoh kocek minimal Rp 2 jutaan untuk bisa membeli lemari kayu jati. Padahal Anda membutuhkan lebih dari sebuah lemari untuk mencukupi kebutuhan seluruh anggota keluarga di rumah.

Untungnya kini sudah ada lemari yang terbuat dari papan partikel (particle board). Biasanya lemari ini dijual dengan harga yang lebih murah daripada lemari kayu jati. Bahkan selisihnya sendiri bisa mencapai lebih dari separuhnya loh. Kelebihan lain dari lemari papan partikel adalah desainnya yang sangat variatif dan memiliki finishing yang begitu rapi. Namun sayangnya lemari ini mudah sekali rusak akibat air dan kelembaban udara.

merawat-lemari-particle-board.jpg

Anda harus pintar-pintar merawat lemari particle board supaya awet, tahan lama, dan tidak cepat rusak.

  1. Isi dengan Pakaian Secukupnya

Anda harus menyadari kalau lemari papan partikel tidak sekuat lemari kayu jati. Bentuk lemari ini akan melengkung ke bawah apabila Anda memaksakannya menahan beban yang terlalu berat. Lemari particle board tidak boleh diisi dengan pakaian yang terlalu banyak hingga penuh. Sebaiknya Anda mengosongkan setengah dari volume lemari tersebut. Sehingga lemari pun lebih awet dan tidak cepat jebol.

  1. Letakkan di Sudut yang Kering

Papan partikel yang menjadi bahan dasar lemari ini terbuat dari campuran serbuk kayu dan lem dengan perbandingan tertentu. Seperti kita tahu, lem sangat anti terhadap air. Daya rekat lem akan melemah apabila terkena air dalam waktu yang cukup lama. Begitu pula dengan lemari particle board, lemari ini sangat tidak tahan air. Anda harus menaruhnya di sudut yang kering supaya kekuatan papannya terus terjaga.

  1. Pastikan Ruangan Tidak Lembab

Lemari particle board wajib ditempatkan di ruangan-ruangan yang mempunyai sirkulasi udara lancar. Haram hukumnya memasukkan lemari ini di kamar mandi, toilet, tempat pencucian pakaian, atau dapur sebab kelembaban udara dapat membasahi partikel-partikel kayu penyusunnya. Jika terus dibiarkan, daya rekat lem akan melemah sehingga ikatan antara partikel kayu tadi dapat terlepas dengan sendirinya.

  1. Bersihkan Memakai Vacuum Cleaner

Kebersihan lemari pakaian Anda sangat penting untuk diperhatikan. Anda bisa menggunakan vacuum cleaner alias penyedot debu untuk dapat membersihkan lemari particle board. Alat tersebut akan menyedot semua debu dan kotoran yang menempel di lemari dengan tuntas. Kalau misalnya Anda tidak mempunyai vacuum cleaner, silakan gunakan saja kemonceng.

  1. Jangan Mengelap dengan Air

Kebiasaan kita dalam membersihkan suatu barang ialah mengelapnya dengan air bersih. Tetapi khusus untuk lemari particle board, cara tersebut justru bisa merusak struktur lemari itu sendiri. Jangan pernah membersihkan lemari ini menggunakan kain lap yang dibasahi air atau cairan pembersih. Anda harus mengingat selalu bahwa lemari papan partikel tidak boleh terkena air sedikit pun.

  1. Jangan Memasang Paku

Beberapa orang sering memasang paku di sisi samping lemari sebagai tempat untuk menggantungkan topi, ikat pinggang, dasi, dan lain-lain. Kebiasaan tersebut tidak masalah dilakukan apabila lemari Anda terbuat dari kayu jati atau kayu utuh lainnya. Tetapi bila lemari Anda dibikin dari papan partikel, jangan pernah melakukannya. Paku tadi lama-kelamaan akan terlepas karena struktur papan melemah. Kemudian ukuran lubang bekas pakunya pun akan membesar secara perlahan.

  1. Jemur Lemari Secara Berkala

Anda mungkin sudah merasa yakin telah meletakkan lemari particle board di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik dan kondisinya kering. Anda juga telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindarkan air supaya tidak mengenai lemari particle board. Tetapi demi menjaga kekuatan struktur lemari Anda, tidak ada salahnya menjemur lemari tersebut di bawah sinar matahari langsung. Anda bisa melakukan pekerjaan ini 6 bulan sekali ketika mempunyai waktu luang.