Agar TV Tidak Ada Semut, Ikuti 7 Cara Ini Yuk!

Kini menonton televisi menjadi kegiatan yang senantiasa dilakukan sehari-hari. TV merupakan media hiburan yang murah meriah. Kita dapat menonton berbagai acara yang menarik secara gratis di sini. Tidak ada budget yang dikeluarkan untuk menyaksikan acara di TV, selain listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan perangkat tersebut. Tayangan TV ini berasal dari siaran stasiun televisi yang kebanyakan lokasinya berada di Jakarta.

Faktanya adalah semakin jauh jarak rumah Anda dengan tower pemancar siaran televisi, maka semakin lemah kekuatan sinyal yang diterima oleh antena. Akibatnya yaitu siaran yang tampil di TV menjadi tidak terlalu jernih. Seperti ada semut yang mengerubunginya. Hal ini membuat Anda merasa tidak nyaman dalam menonton TV. Lantas, bagaimana ya supaya tayangan TV di rumah menjadi jernih dan bebas semut seperti TV milik tetangga?

tv-tidak-ada-semut.jpg

Anda bisa mengikuti kiat-kiat dari kami di bawah ini!

Kiat 1. Pakailah Antena yang Berjenis Yagi

Di pasaran, ada begitu banyak produk antena televisi yang tersedia. Mulai dari antena yang bentuknya biasa-biasa saja sampai dengan antena yang memiliki bentuk yang unik. Anda tidak perlu repot mencoba antena yang bentuknya unik. Pilih saja antena yang kualitasnya sudah teruji pasti. Kami merekomendasikan antena jenis yagi untuk dipakai pada TV. Antena ini sudah dirancang dengan baik agar dapat menangkap sinyal-sinyal siaran TV dengan maksimal.

Kiat 2. Pilih Antena yang Berbahan Aluminium

Selain dari model dan bentuknya, ragam antena TV juga tersedia dalam berbagai bahan baku. Pada umumnya, antena terbuat dari bahan logam karena memang memiliki sifat konduksi yang baik. Namun ada berbagai jenis logam yang digunakan untuk membuat antena. Misalnya yaitu antena dari besi, baja, stainless steel, dan aluminium. Dari beberapa macam pilihan produk antena tersebut, kami sarankan pilihlah antena TV yang terbuat dari aluminium.

Kiat 3. Gunakan Kabel yang Berkualitas Tinggi

Kalau Anda ingin mendapatkan tayangan TV yang jernih, gunakan lah peralatan yang bagus untuk membuat jaringannya. Termasuk kabel yang dipakai pun harus berkualitas tinggi. Sehingga kabel tersebut dapat menghantarkan sinyal-sinyal dengan baik. Ciri-ciri kabel TV yang bagus yaitu memiliki serabut yang tersusun rapi serta inti tembaga yang tebal. Semakin tebal ukuran batang tembaganya, maka akan semakin bagus. Anda juga bisa menggunakan kabel yang biasa dipakai dalam pembuatan jaringan CCTV agar hasilnya jernih tanpa noise.

Kiat 4. Usahakan Ukuran Kabel Antena Pas

Ternyata gulungan kabel antena juga akan mempengaruhi bagaimana sinyal-sinyal yang ditangkap oleh antena mengalir di dalamnya. Semakin banyak gulungan atau belokan yang dibentuk, maka akan semakin menghambat aliran sinyal tersebut. Jadi usahakan pasanglah kabel ini secara efektif dan efisien. Anda bisa memasangnya secara pas tanpa membuat tekukan atau gulungan yang terlalu banyak. Hal ini semata-mata dilakukan untuk melancarkan aliran sinyal TV di dalam kabel tersebut.

Kiat 5. Pasanglah Antena Pada Arah yang Tepat

Kebanyakan stasiun televisi berada di Jakarta. Jadi mayoritas antena TV di Indonesia menghadap ke arah barat. Antena yang menghadap ke barat  akan memperoleh sinyal siaran televisi secara optimal. Namun hal ini tidak berlaku secara mutlak karena dipengaruhi oleh tempat tinggal Anda. Untuk mengetahui arah antena yang tepat, Anda bisa meniru posisi antena-antena milik tetangga. Perhatikan dengan tepat arah antena tersebut serta tingkat kemiringannya.

Kiat 6. Pasang Antena Pada Ketinggian yang Pas

Selain arahnya, Anda juga perlu memperhatikan tingkat ketinggian antena. Faktanya adalah ketinggian antena tersebut juga akan mempengaruhi jumlah sinyal yang berhasil ditangkapnya. Setelah berhasil menemukan arah hadap antena yang tepat, berikutnya Anda perlu mengatur tingkat ketinggiannya. Anda bisa mencoba menaikkan dan menurunkan posisi antena tersebut. Mohon maaf, kami tidak bisa memberikan rekomendasi berapa ketinggian posisi antena yang tepat karena tergantung lokasi Anda. Untuk praktisnya, Anda juga bisa meniru posisi antena milik tetangga.

Kiat 7. Pastikan Antena Tidak Terhalangi Tembok

Ada baiknya antena diletakkan di luar rumah. Setidaknya tidak ada tembok yang menghalangi pancaran sinyal dari tower menuju ke antena Anda. Kenyataannya tembok dapat menurunkan kualitas sinyal yang tertangkap oleh antena. Sinyal tersebut menjadi lemah setelah melewati tembok. Akibatnya siaran TV pun menjadi tidak jernih karena sinyalnya lemah. Oleh sebab itu, usahakan Anda menempatkan antena tersebut di lingkungan luar rumah. Pasanglah penangkal petir di bagian atasnya supaya antena tetap aman.