Cara Menggunakan Kipas Angin yang Baik

Bagaimana cara menggunakan kipas angin yang baik? Kipas angin boleh dibilang sebagai salah satu perangkat elektronik yang paling berguna bagi masyarakat Indonesia. Alasannya kondisi cuaca di daerah kita begitu panas karena berada di iklim tropis. Kipas angin akan meniup angin sehingga kita yang berada di depannya menjadi lebih sejuk. Jika dibandingkan dengan AC, kipas angin juga lebih terjangkau, lebih hemat listrik, dan lebih menyehatkan.

Jadi tidak mengherankan kalau tiap-tiap rumah di Indonesia pasti mempunyai setidaknya sebuah kipas angin. Entah itu kipas angin yang modelnya berdiri, duduk, dinding, plafon, atau kipas angin mini. Perangkat elektronik ini memang berguna sekali. Supaya keawetannya terjaga dengan baik, Anda harus menggunakan kipas angin dengan cara yang benar. Salah kaprah dalam memakai kipas angin justru akan membuatnya cepat rusak.

tips-menggunakan-kipas-angin.jpg

Berikut ini aturan-aturan dalam menggunakan kipas angin yang baik agar awet!

  1. Aktifkan saat Dibutuhkan

Jangan mentang-mentang Anda bisa membayar tagihan listrik dengan lancar maka Anda bisa menggunakannya seenak hati. Bersikaplah bijaksana dan gunakan listrik ketika Anda butuhkan. Nyalakan kipas angin jika benar-benar diperlukan. Lalu matikan saat sudah tidak dipakai lagi. Biarkan perangkat ini beristirahat. Jangan dipaksa kerja terus-menerus. Kami jamin kipas angin tersebut tidak akan cepat rusak bila Anda memakainya secara benar.

  1. Atur ke Kecepatan Medium

Rata-rata kipas angin mempunyai tiga pilihan kecepatan yaitu cepat (high), sedang (medium), dan lambat (low). Kecepatan high bisa Anda pilih jika ingin membuat ruangan terasa segar. Sementara untuk kecepatan lambat boleh dipakai untuk menemani tidur Anda. Bila Anda ingin kipas angin menyala dalam waktu lama di siang hari disarankan menyetelnya pada posisi kecepatan sedang/medium. Kecepatan ini berada di titik pertengahan dalam gulungan sehingga antara line dan netral listrik seimbang. Manfaatnya yaitu gulungan tidak cepat panas.

  1. Gunakan Pengatur Waktu

Sebaiknya Anda beli kipas angin yang dilengkapi dengan fitur pengatur waktu. Fitur ini memungkinkan perangkat bisa berhenti secara otomatis sesuai waktu yang telah kita atur. Contohnya bila Anda sebelumnya menyetel waktu nyala selama 30 menit, maka dalam waktu 30 menit kemudian kipas angin tersebut pasti akan mati sendiri tanpa kita perlu repot-repot menekan tombol off. Namun jika Anda sudah terlanjur membeli kipas angin yang tidak memiliki pengatur waktu, Anda bisa membeli perangkat timer eksternal di toko AlatPerabotan.com.

Itulah ketiga aturan yang paling penting dalam menggunakan kipas angin. Biasakanlah untuk melakukannya setiap hari supaya kipas angin Anda dapat bertahan lama dan tidak cepat rusak. Terima kasih banyak.