Kenapa Lampu LED Rumah Sering Putus dan Cepat Mati?

Saat ini telah banyak masyarakat Indonesia yang beralih menggunakan lampu LED daripada sebelumnya yang masih memakai lampu pijar dan lampu neon. Lampu LED digadang-gadangnya sebagai lampu yang ramah lingkungan. Lampu ini tidak meninggalkan residu atau pancaran sinar yang berbahaya sehingga aman sekali digunakan. Selain itu, lampu LED juga mempunyai masa pemakaian yang sangat lama. Anda tidak perlu membeli produk lampu LED berkali-kali karena lampu ini tidak mudah rusak.

Jadi sebenarnya lampu LED merupakan lampu yang murah. Walaupun Anda harus menebus biaya yang cukup mahal saat membelinya, namun dengan waktu penggunaan yang lama sekali membuat lampu ini sebenarnya murah meriah kalau dihitung-hitung. Bahkan tak jarang lampu LED yang sanggup menyala terus hingga 5-8 tahun lamanya tanpa mengalami kerusakan loh. Tentunya kondisi lampu LED tersebut sangat ditentukan oleh bagaimana tata cara kita dalam merawatnya.

lampu-led-tidak-cepat-putus.jpg

Ada berbagai faktor yang menyebabkan lampu LED sering putus, antara lain :

  • Tegangan listrik yang tidak stabil
  • Pemasangan kabel yang longgar
  • Kondisi fitting lampu yang tidak rapat
  • Kualitas lampu LED yang kurang bagus
  • Daya listrik yang terlalu besar
  • Konsleting listrik pada jaringan lampu
  • dan penyebab yang lainnya

Kami akan berusaha memberikan solusi atas kasus lampu LED di rumah Anda yang cepat sekali mati.

Tegangan Listrik Tidak Stabil

Tegangan listrik yang tidak stabil dapat mengakibatkan perangkat elektronik di rumah Anda mengalami kerusakan, termasuk lampu LED. Masalah ini ditandai dengan terlalu seringnya kasus lampu mati di rumah yang menimpa seluruh lampa. Tegangan listrik dikatakan tidak stabil jika perubahannya melebihi 10% dari tegangan normal. Adapun nilai tegangan listrik yang normal di Indonesia yaitu 220 volt. Kalau tegangan listrik tersebut kurang dari 198 volt atau lebih dari 242 volt, maka bisa dikatakan tidak normal. Anda bisa memasang alat penyetabil tegangan listrik yang disebut stabilizer untuk mengatasi kondisi tegangan listrik yang tidak stabil ini.

Fitting Lampu Sudah Rusak

Tempat pemasangan lampu dinamakan fitting. Lampu LED harus terpasang erat di dalam fitting tersebut agar dapat bekerja dengan baik dan kondisinya terjaga. Kerusakan pada fitting dapat mengakibatkan lampu LED yang terpasang di sana juga cepat rusak. Bahkan diameter fitting yang sudah mengembang sehingga membuatnya longgar pun dapat merusak lampu. Cobalah Anda periksa kondisi fitting tersebut. Kalau sudah longgar, berkarat, lempengannya rusak, atau ada bagian yang coak, lebih baik gantilah saja fitting ini dengan yang baru.

Fitting Lampu Kemasukan Air

Anda harus memantau kondisi fitting setiap saat. Sebab bukan tidak mungkin ada titik kebocoran yang dapat menyebabkan air membasahi fitting tersebut. Jadi wajar saja bila lampu yang dipasang di sana cepat mati. Penyebabnya tak lain lampu yang mengalami konsleting akibat terkena air. Sebaiknya Anda segera memeriksa kondisi fitting dan daerah di sekitarnya. Segera perbaiki apabila ada kebocoran yang terjadi pada atap atau plafon. Gunakan juga fitting yang dilengkapi pelindung pada bagian sambungan kabelnya. Kalau masih ragu, Anda bisa memindahkan tempat pemasangan lampu.

Pemasangan Kabel yang Longgar

Jangan sepelekan pemasangan kabel yang tidak rapat. Sebab kabel yang dipasang dengan ikatan yang longgar akan menyebabkan aliran listrik yang melintasinya tidak stabil. Akibatnya yaitu lampu LED pun kadang-kadang mati dan menyala secara tidak beraturan. Bahkan pemasangan kabel yang longgar juga dapat menimbulkan percikan api dan memicu terjadinya konsleting listrik. Lekas perbaiki masalah ini dengan melepas semua kabel yang sudah terpasang. Lakukan pemasangan ulang kabel dari sakelar menuju ke fitting. Kali ini pastikan kabel tersebut telah terpasang dengan rapat.

Kualitas Lampu LED yang Jelek

Populernya lampu LED digunakan oleh masyarakat lantas memicu para pebisnis untuk berlomba-lomba membuatnya. Namun sayangnya kualitas produk lampu LED yang dihasilkan tidak sama. Anda harus mengerti bahwa ada begitu banyak variasi lampu LED di pasaran yang memiliki mutu berbeda-beda. Tak selamanya lampu yang dibanderol dengan harga yang mahal mempunyai kualitas yang bagus. Dalam memilihnya, hendaknya Anda membeli lampu LED yang dibuat oleh merek ternama. Anda bisa meminta saran sanak saudara dan teman.

Lampu sering Dinyalapadamkan

Lampu di ruangan-ruangan yang jarang digunakan seperti kamar mandi dan gudang biasanya hanya akan dinyalakan sebentar saja. Setelah urusan di ruangan tersebut selesai, maka lampu LED pun akan segera dipadamkan kembali. Kebiasaan ini memang bagus asalkan Anda tidak menyalakan, mematikan, lalu menyalakan lampu lagi dalam durasi waktu yang singkat. Sebab terlalu sering menyalakan kemudian memadamkan lampu akan mempengaruhi kondisi lampu itu sendiri. Lampu menjadi cepat putus dan mati. Sebagai alternatif, Anda bisa memasang lampu berdaya kecil di ruangan-ruangan ini.