5 Penyebab Lampu LED di Rumah Cepat Panas dan Rusak

Kebanyakan orang kini menggunakan lampu LED sebagai penerang di rumahnya. Lampu LED memang memiliki kelebihan yang begitu banyak kalau dibandingkan dengan jenis-jenis lampu yang lainnya. Yang paling utama yaitu lampu LED bersifat ramah lingkungan. Waktu pemakaiannya yang sangat lama, tidak meningggalkan residu, menghemat pemakaian listrik, dan mampu menyala secara optimal merupakan beberapa kelebihan dari lampu ini. Tak ayal masyarakat pun kini beralih menggunakan lampu LED.

Pemasangan lampu LED dapat dilakukan layaknya model lampu yang lainnya. Anda bisa memasangnya di fitting seperti yang digunakan oleh lampu pijar atau lampu helogen. Lampu ini akan menyala dengan terang sekali walaupun energi listrik yang diterimanya sedikit. Oleh sebab itu, lampu LED biasa disebut sebagai lampu hemat energi. Tapi suatu hari Anda merasa bingung sendiri karena lampu LED di rumah tiba-tiba menjadi cepat panas. Lampu tersebut memanas begitu cepat tanpa diketahui penyebabnya.

Perubahan suhu lampu LED yang memanas sangat cepat menyebabkan kondisinya mudah rusak. Lampu tersebut cepat putus dan mati. Akibatnya Anda pun harus berkali-kali membeli lampu LED baru yang tentunya sangat menguras dompet. Untuk memperbaikinya, Anda harus menemukan sumber penyebab masalah ini terlebih dahulu. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang bisa mengakibatkan lampu LED bermasalah sehingga cepat panas, antara lain :

Kualitas Lampu Kurang Bagus

Kebanyakan kasus lampu LED yang terasa begitu panas saat dinyalakan disebabkan oleh kualitas lampu tersebut yang kurang bagus. Bahkan bukan tidak mungkin Anda telah salah membeli lampu LED palsu. Maka tak heran kalau kinerjanya pun sangat buruk. Seharusnya lampu LED menghasilkan panas sedikit sekali.

Saking sedikitnya, lampu ini bahkan tidak terasa hangat setelah dinyalakan. Tujuannya agar energi listrik yang diperoleh dapat diubah menjadi energi cahaya secara optimal. Cobalah Anda membeli lampu LED lagi dengan merek lainnya. Kalau lampu yang sekarang tidak panas berarti benar lampu LED yang sebelumnya palsu.

Tegangan Listrik Tidak Stabil

Panasnya lampu LED juga bisa disebabkan oleh tegangan listrik di rumah Anda yang tidak stabil. Cobalah Anda mengeceknya menggunakan voltmeter secara berkala. Tegangan listrik dikatakan normal apabila berada di angka 220 volt dengan toleransi 10%. Jadi kisarannya berada di angka 198-242 volt. Masalah tegangan listrik yang tidak stabil ini memang di luar kendali Anda. Tapi Anda bisa mengatasinya dengan memasang stabilizer.

Pemasangan Kabel Kurang Pas

Jika lampu LED di rumah memanas begitu cepat, periksa sambungan kabel-kabelnya. Bukan tak mungkin masalah ini timbul akibat pemasangan kabel yang kurang pas. Penyambungan kabel yang Anda lakukan belum terlalu rapat dan erat sehingga menyebabkan munculnya percikan api. Inilah yang menyebabkan suhu lampu menjadi panas. Sebaiknya Anda memeriksa lagi pemasangan kabel dari stop kontak, sakelar, hingga fitting. Perbaiki sambungan kabel yang masih longgar.

Kondisi Fitting Lampu yang Rusak

Kondisi fitting yang sudah rusak juga dapat mempengaruhi kinerja lampu LED yang terpasang di sana. Lampu tersebut tak dapat bekerja dengan baik manakala kondisi fittingnya sudah rusak. Hal ini ditandai dari nyalanya yang menjadi redup sampai lampu yang tidak bisa menyala sama sekali. Selain itu, fitting lampu yang mengalami kerusakan kecil akan menyebabkan temperatur lampu memanas cepat sekali. Lampu tersebut menjadi panas begitu cepat. Anda harus segera mengganti dengan fitting baru.

Konsleting Listrik yang Terjadi

Terjadinya konsleting listrik juga dapat mengakibatkan lampu LED di rumah Anda akan menjadi panas hingga meledak. Kondisi ini umumnya terjadi lantaran ada air yang memasuki fitting, sehingga timbulah konsleting. Selain itu pemasangan kabel positif dan kabel negatif yang tidak kuat juga bisa menyebabkan kabel ini terlepas dari tempatnya dan saling bersentuhan sehingga mengakibatkan konsleting. Cobalah periksa kondisi lampu dan fittingya. Jika ada noda hangus, kemungkinan besar memang lampu tersebut mengalami konsleting.