Merawat Mesin Cuci agar Awet Sampai ke Anak Cucu

Anda tentu mengharapkan mesin cuci yang dimiliki memiliki usia pemakaian yang lama. Kalau memungkinkan bahkan mesin cuci tersebut bisa diwariskan hingga ke anak dan cucu. Pastinya bakal menarik sekali. Tidak hanya dapat menghemat uang yang cukup banyak, tetapi Anda juga bisa memberikan teladan yang baik bagi mereka. Mesin cuci warisan juga mengandung nilai historis yang menjadikannya sangat berharga.

Tapi apakah mungkin kita bisa menggunakan perangkat mesin cuci sampai lebih dari 10 tahun? Sebab kenyataannya mesin cuci termasuk salah satu alat elektronik yang gampang mengalami kerusakan. Namun disadari oleh Anda atau tidak, penyebab utama kerusakan pada mesin cuci adalah kesalahan pengguna dalam mengoperasikannya. Pengguna tidak mengikuti aturan pemakaian mesin cuci dengan benar serta memaksanya bekerja terlalu keras.

cara-merawat-mesin-cuci.jpg

Dengan rajin merawat mesin cuci setiap hari, bukan tidak mungkin perangkat elektronik ini mampu bertahan sangat lama.

Kiat 1. Jangan Paksa Bekerja Keras

Sebisa mungkin Anda harus menggunakan mesin cuci sesuai dengan kemampuannya. Setiap mesin cuci sendiri mempunyai kapasitasnya masing-masing. Ada yang kapasitasnya 7 kg, tapi ada pula yang mencapai 10 kg. Anda harus menggunakan mesin cuci tersebut sesuai dengan kapasitas yang dimiliki. Jangan pernah memaksa alat elektronik ini untuk membersihkan pakaian melebihi kemampuannya kalau ingin mesin cuci tersebut lebih awet.

Kiat 2. Letakkan di Permukaan Datar

Kelihatannya sepele, tapi tempat yang memiliki permukaan datar itu penting sekali bagi mesin cuci. Jika Anda menaruhnya di tempat yang miring, mesin cuci akan mengalami gangguan di putaran mesinnya. Hal inilah yang membuat mesin cuci menjadi berisik, berguncang, sampai bergeser ke tempat yang lainnya. Anda tidak boleh membiarkan kondisi ini karena dapat memicu kerusakan pada gear box. Segera pindahkan mesin ke tempat yang datar.

Kiat 3. Lindungi Panel Kontrol dari Air

Mesin cuci dilengkapi dengan komponen-komponen elektronik sebagai penggerak tenaganya. Komponen-komponen tersebut saling bekerja sama menggerakkan motor agar dapat mencuci pakaian yang kotor. Namun karena terbuat dari komponen elektronik, bagian ini paling rentan mengalami korsleting akibat air. Anda wajib mencegah air mengenai bagian tersebut, apalagi sampai merembes ke dalamnya. Lindungi panel kontrol semaksimal mungkin.

Kiat 4. Lepaskan Kabel Power saat Tak Dipakai

Biasanya kita menggunakan mesin cuci hanya satu kali setiap hari. Waktu mencuci umumnya dilakukan pada pagi hari. Setelah selesai digunakan, mesin cuci tersebut akan dibiarkan hingga digunakan lagi pada keesokan harinya. Daripada Anda membiarkan kabel power mesin cuci tetap menancap di stop kontak sehingga listrik terus mengalir ke komponen elektronik di dalam mesin cuci, lebih baik Anda melepaskan kabel power tersebut saja saat tidak digunakan.

Kiat 5. Bersihkan Mesin Cuci Setelah Digunakan

Kunci utama dalam merawat mesin cuci agar awet yaitu membersihkannya secara rutin. Anda tak boleh bermalas-malasan kalau mau mesin cucinya mempunyai usia pakai yang lama. Meski mesin cuci bertugas untuk membersihkan pakaian, namun perangkat elektronik ini pun harus dibersihkan. Ada banyak kotoran yang bisa melekat ke bagian mesin cuci yang tersembunyi. Itu sebabnya, Anda perlu meluangkan waktu sebentar untuk membersihkan mesin cuci setelah selesai menggunakannya.