Panduan Memperbaiki Blender yang Mati Total

Kalau jaman dulu kita harus menggunakan cobek untuk menghaluskan bumbu masakan. Anda perlu memasukkan semua bumbu ke dalam cobek, lalu tumbuklah memakai ulekan khusus. Namun sekarang proses menghaluskan rempah-rempah dapat berjalan lebih mudah setelah ditemukannya blender. Blender juga bisa digunakan untuk menghaluskan sayuran dan buah-buahan untuk keperluan membuat bubur atau minuman jus.

Kami yakin Anda pasti menggunakan blender setiap hari, kan? Khususnya bagi Anda yang hobi banget memasak di rumah, blender akan mempermudah aktivitas masak-memasak. Namun apa jadinya kalau tiba-tiba blender yang Anda miliki sama sekali tidak bekerja. Anda sudah mencoba menghidupkannya beberapa kali, tetapi hasilnya nihil. Blender tersebut sudah mati total. Daripada membeli blender yang baru lagi, yuk coba memperbaikinya sendiri!

cara-mengatasi-blender-mati.jpg

Silakan ikuti panduan di bawah ini ya.

Langkah 1. Lepaskan Cover Blender

Tentu Anda harus memeriksa kondisi komponen-komponen elektronika yang menyusun mesin blender. Mulailah dengan melepaskan cover blender terlebih dahulu. Caranya gampang sekali. Anda perlu melepaskan sekrup-sekrup yang biasanya terpasang di bagian bawah blender terlebih dahulu, lalu keluarkan semuanya. Selanjutnya Anda bisa melepaskan cover/casing mesin blender dengan mudah.

Langkah 2. Carilah Komponen yang Rusak

Perhatikan dengan baik semua komponen elektronika yang terdapat pada mesin blender. Tugas Anda selanjutnya adalah mencari komponen yang sudah rusak. Tentu komponen tersebut yang menjadi biang kerok matinya blender. Komponen yang telah rusak biasanya akan berwarna hitam karena gosong serta mengeluarkan bau hangus. Anda juga bisa memakai AVO meter untuk mencari tahu komponen yang rusak.

Langkah 3. Membeli Komponen Pengganti

Komponen elektronika yang sudah rusak sulit untuk diperbaiki lagi. Jauh lebih mudah apabila Anda membeli penggantinya di toko elektronik terdekat. Saat Anda ingin membeli komponen pengganti tersebut, jangan lupa bawalah komponen yang sudah rusak. Hal ini dilakukan agar Anda bisa mendapatkan komponen baru dengan spesifikasi yang sama persis. Sebab berbeda sedikit saja akan mengakibatkan komponen tadi tidak bekerja.

Langkah 4. Pasang Komponen Baru

Setelah Anda berhasil mendapatkan komponen pengganti yang memiliki spesifikasi sama persis dengan komponen lama, pekerjaan selanjutnya adalah memasang komponen tersebut. Di sini Anda membutuhkan solder, timah, dan kemampuan menyolder. Pekerjaan menyolder sesungguhnya mudah dilakukan sendiri. Anda hanya perlu menempelkan timah ke ujung solder yang panas. Setelah itu, tempelkan timah ini ke kaki-kaki komponen agar terpasang kuat pada tempatnya.

Setelah berhasil memasang komponen baru, Anda bisa menguji coba hasilnya. Silakan pasang kembali cover blender tersebut. Hubungkan kabel power blender pada stop kontak. Selanjutnya coba nyalakan blender dengan menekan tombol on/off. Kalau blender menyala dan porosnya dapat berputar artinya Anda sudah berhasil memperbaiki blender tersebut. Selamat!