Penyebab Kompor Gas Apinya Kecil dan Solusinya

Kompor gas merupakan kompor yang menggunakan LPG (liquified Petroleum gas) sebagai bahan bakarnya. Kebanyakan orang kini menggunakan kompor gas untuk memasak bahan makanan. Alasannya karena lebih praktis, lebih bersih, dan sama sekali tidak perlu repot. Kita juga bisa mengatur tingkat nyala api sesuka hati. Terserah Anda mau menggunakan api yang besar, sedang, atau kecil. Anda bisa mengaturnya dengan mudah sekali.

Kompor gas yang baru digunakan memang selalu bekerja dengan baik. Tetapi lama-kelamaan kinerja kompor tersebut akan semakin melemah. Kadang-kadang bahkan kompor gas ini akan mengalami sedikit masalah. Misalnya seperti nyala api kompor gas yang menjadi kecil padahal Anda sudah berusaha membesarkannya. Namun kompor gas yang bermasalah tadi sama sekali tidak bisa dibesarkan lagi nyala apinya dan tetap kecil.

kompor-gas-apinya-kecil.jpg

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan nyala api pada kompor gas menjadi kecil antara lain :

  1. Corong api (burner) yang kotor atau tertutupi kerak sehingga tersumbat.
  2. Tungku penyangga kompor yang kotor akibat kerak.
  3. Pemantik api yang tersumbat oleh kerak sehingga tidak bisa bekerja normal.
  4. Aliran gas di spruyer terhambat oleh kotoran.
  5. Karburator sudah rusak atau bermasalah.
  6. Selang gas yang kemasukan kotoran sehingga menyumbat aliran gas.

Pada dasarnya, perubahan yang terjadi pada nyala api kompor gas sehingga menjadi lebih kecil daripada biasanya ini disebabkan oleh kondisinya yang kotor. Anda sudah mencoba memutar tombol gasnya tapi nyala api pada kompor gas tetap kecil sebab ada bagian yang tersumbat oleh kotoran. Jadi solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah membersihkannya. Berikut ini tata cara dalam membersihkan kompor gas yang benar.

  1. Lepaskan tungku dan burner dari kompor. Jika kompor gas Anda dilengkapi dengan penutup besi, silakan lepaskan juga penutup ini supaya Anda lebih mudah dalam membersihkan kompor gas tersebut.
  2. Sikatlah seluruh permukaan kompor gas sampai bersih. Jangan lupa untuk menggosok bagian celah-celahnya. Bila perlu, bilas juga memakai kain lap yang lembab.
  3. Bersihkan bagian cerukan tungku menggunakan kain lap. Jika lapisan bergeriginya bisa dilepaskan, Anda bisa menyikatnya sampai bersih agar tidak ada kotoran lagi yang menyumbat aliran gas.
  4. Untuk menghilangkan noda membandel di permukaan kompor gas, Anda bisa memanfaatkan cuka. Tuangkan cairan cuka secukupnya di bagian corong api dan tungku penyangga. Kemudian sikat sampai bersih.
  5. Setelah Anda yakin kondisi kompor gas sudah benar-benar bersih, kini Anda bisa mengeringkan permukaannya. Gunakan kain lap yang bersih dan kering. Usapkan kain tersebut ke seluruh permukaan kompor gas secara merata.

Seharusnya melalui proses pembersihan di atas, nyala api kompor gas yang tadinya kecil bisa dikembalikan lagi menjadi normal seperti sedia kala. Anda bisa menyetelnya ke nyala api yang sedang dan besar. Namun bila Anda sudah mencoba membersihkan kompor gas sampai benar-benar bersih tetapi nyala apinya tetap kecil, kemungkinan besar sumber masalahnya terletak di bagian pemantik. Anda bisa memeriksa bagian pemantik apinya.

Cek bagian pemantik api ini apakah ada kotoran yang menyumbat atau tidak. Jika ada, silakan Anda bisa membersihkannya menggunakan kawat tipis dan kecil. Bersihkan kotoran yang ada di pemantik api hingga kondisinya menjadi bersih kembali. Di sini dibutuhkan ketekunan dan kesabaran Anda untuk mengeluarkan kotoran-kotoran kecil yang ada di dalam pemantik api. Tetapi jika cara ini tetap tidak berhasil, Anda bisa mengganti pemantik api pada kompor gas tersebut.