Penyebab Utama Air Cooler Bocor

Anda yang ingin suasana di dalam rumah menjadi lebih dingin tanpa perlu takut tagihan listrik akan membengkak bisa menggunakan Air Cooler. Ini merupakan perangkat elektronik yang berfungsi untuk mendinginkan udara. Kelihatannya mirip sekali dengan AC (Air Conditioner) ya? Tapi tunggu dulu. Meskipun fungsinya mirip seperti AC, tetapi faktanya konsumsi listrik Air Cooler jauh lebih sedikit kok. Kurang lebih hanya sebesar kipas angin loh.

Pastinya ini menjadi sebuah kabar gembira bagi masyarakat Indonesia yang ingin membuat suhu udara di dalam rumahnya menjadi tidak panas tanpa harus takut dengan tagihan listrik yang membengkak. Sebab Air Cooler merupakan perangkat elektronik yang hemat listrik. Tidak seperti pendahulunya yaitu AC yang sudah terkenal boros listrik, Air Cooler memerlukan energi listrik yang hemat sekali. Anda pasti akan tenang saat menggunakannya.

penyebab-air-cooler-bocor.jpg

Anda harus menggunakan Air Cooler dengan benar. Sayangnya kesalahan sering kali dilakukan oleh pengguna yang baru saja mempunyai Air Cooler sendiri untuk pertama kali. Karena saking banyaknya kesalahan yang dilakukan hingga akhirnya perangkat ini pun mengalami kebocoran. Tetapi Anda tidak tahu apa penyebab sebenarnya yang telah mengakibatkan Air Cooler tadi bocor. Nah, berikut ini kami coba beri tahukan faktor-faktor tersebut!

Faktor 1. Terlalu Kasar Menggunakannya

Ayo ngaku siapa nih yang suka tidak sabaran saat menggunakan perangkat elektronik? Apa mungkin Anda termasuk salah satunya? Jika benar demikian sebaiknya Anda segera mengubah perilaku buruk tersebut sebelum Air Cooler milik Anda juga menjadi korbannya. Sering kali kita tanpa sadar meluapkan emosi dan kekesalan kepada alat elektronik. Inilah masalah yang kerap menimpa Air Cooler yang tidak tahu apa-apa hingga akhirnya bocor sampai rusak.

Faktor 2. Asal-asalan dalam Mengisi Air

Air Cooler pada dasarnya mirip seperti kipas angin. Perangkat elektronik ini bekerja dengan menghembuskan angin. Perbedaannya kipas angin hanya menghembuskan angin saja, tetapi Air Cooler menghembuskan angin sekaligus uap air yang dingin. Uap air ini bersumber dari air yang kita masukkan ke dalam tangki khusus, lalu diproses sedemikian rupa. Anda perlu mengisi ulang jika volume air di tangki sudah menipis. Lakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kebocoran.

Faktor 3. Air Cooler Jarang Dibersihkan

Anda harus merawat Air Cooler yang dimiliki. Bentuk perawatan yang paling mendasar adalah membersihkan Air Cooler dari kotoran yang menempel di permukaannya secara berkala. Tanpa Anda sadari, partikel-partikel debu yang jatuh di Air Cooler akan menumpuk sedikit demi sedikit sampai akhirnya menjadi banyak. Kotoran yang bercampur air akan membentuk karat sehingga membuat struktur menjadi rapuh. Dari sinilah Air Cooler akan menjadi bocor.