Trik Menyimpan Sayuran di Kulkas agar Segar Lebih Lama

Kulkas tak ubahnya seperti lemari penyimpanan makanan. Ada begitu banyak bahan makanan yang disimpan di sini. Mulai dari makanan siap saji, roti, agar-agar, daging, seafood, buah, dan sayuran. Bahkan sering pula dijumpai makanan-makanan sisa yang belum habis dimakan yang dimasukkan ke dalam perabotan ini. Maklum saja, kulkas dapat berfungsi untuk mengawetkan makanan. Kulkas akan mendinginkan makanan sehingga membuatnya tahan lebih lama.

Bagi Anda yang sibuk dan tidak mempunyai banyak waktu untuk berbelanja, keberadaan kulkas di rumah akan sangat membantu. Perangkat ini bisa menjadi penolong bagi Anda. Anda dapat menyimpan semua persediaan makanan untuk beberapa hari ke depan menggunakan kulkas. Tak perlu kualitasnya bakal rusak. Sebab lemari es ini telah dibekali kemampuan khusus yang dapat membuat mutu makanan Anda tetap baik meskipun sudah disimpan lama.

trik-menyimpan-sayuran-di-kulkas.jpg

Bahkan untuk sayuran yang notabene merupakan bahan makanan yang mudah rusak pun dapat Anda simpan di dalam kulkas tanpa perlu takut mutunya akan rusak.

Keringkan Sayuran Terlebih Dahulu

Penyebab utama sayuran mudah membusuk adalah air. Walaupun Anda sudah menyimpannya di dalam kulkas, sayuran tersebut akan tetap cepat membusuk kalau kondisinya basah. Tanpa Anda sadari, sayuran yang dibeli di pasar atau supermarket mengandung air di permukaannya. Sebaiknya Anda mengeringkannya terlebih dahulu sebelum menaruh sayuran di dalam kulkas. Jangan dijemur di bawah sinar matahari langsung, melainkan Anda hanya perlu mengangin-anginkannya saja di tempat terbuka sampai tidak ada air di permukaannya.

Jangan Mencuci Sayuran Tersebut

Kesalahan fatal yang paling sering dilakukan yaitu mencuci sayuran yang baru dibeli sebelum memasukkannya ke kulkas. Mungkin maksud Anda baik supaya sayuran terbebas dari kuman dan bakteri. Akan tetapi, mencuci sayuran akan membuat kondisinya basah sehingga sayuran tersebut cepat membusuk meski sudah disimpan di kulkas yang dingin sekali pun. Sebaiknya Anda hanya mencuci sayuran yang mau dimasak saja. Sedangkan sayuran yang ingin disimpan tidak perlu dicuci. Anda bisa mencucinya nanti saat sayuran tadi akan dimasak.

Bersihkan Bagian yang Rusak

Jika Anda kurang beruntung, sayuran yang Anda beli di pasar atau supermarket mempunyai bagian yang tak layak konsumsi. Misalnya ada bagian yang sudah membusuk, menghitam, atau mengering. Sesaat sebelum Anda memasukkannya ke kulkas, hendaknya sayuran tersebut dibersihkan terlebih dahulu dari bagian-bagian yang sudah rusak ini. Sebab bagian yang rusak ini dapat mencemari bagian sayuran lainnya yang masih segar.

Pisahkan dari Buah-buahan

Anda juga harus tidak boleh menyatukan sayuran dengan buah-buahan. Kedua jenis makanan ini tidak boleh disimpan di rak yang sama. Hal ini dikarenakan beberapa buah-buahan mampu menghasilkan gas ethylene. Gas ini berfungsi sebagai hormon pematangan pada buah. Namun jika sayuran simpanan Anda juga terkena gas ethylene ini, dampaknya yaitu sayuran tersebut akan matang, warnanya menguning, atau bahkan membusuk. Jadi Anda harus memisahkan sayuran dari buah-buahan.

Jangan Campur dengan Daging/Ikan

Selain buah-buahan, Anda juga tidak boleh mencampurkan sayuran di dalam kulkas dengan daging dan ikan. Anda wajib memakai rak yang berbeda untuk menyimpan sayuran serta daging/ikan. Jangan pernah menyatukan kedua bahan makanan ini. Mengapa? Karena daging dan ikan yang masih mentah banyak mengandung bakteri. Jangan sampai deh sayuran Anda terkontaminasi oleh bakteri-bakteri berbahaya yang dapat mempercepat pembusukan atau bahkan menimbulkan sakit perut.

Bungkus Memakai Kertas/Plastik

Ada beberapa bahan makanan yang sebaiknya Anda simpan dalam kondisi terbungkus oleh kertas atau plastik. Di antaranya seperti daun bawang, bawang prei, seledri, kucai, parsley, dan daun ketumbar. Tujuan membungkus sayuran-sayuran ini yaitu mencegah terjadinya proses penguapan pada sayuran tersebut sehingga mengakibatkan kondisinya mengering. Mungkin Anda pernah menjumpai sayuran yang disimpan di kulkas justru kondisinya kering? Nah, inilah penyebab utamanya.

Jamur Sebaiknya Dibekukan

Jamur termasuk sayuran juga, kan? Di pasaran, ada berbagai jenis jamur yang tersedia. Misalnya yaitu jamur tiram, jamur kancing, jamur inoki, jamur shitake, dan sebagainya. Jamur ini ada yang dijual dalam kondisi yang masih segar, namun ada pula yang sudah dikeringkan. Untuk jamur yang sudah dikeringkan bisa Anda bungkus memakai kertas terlebih dahulu lalu disimpan di kulkas. Sedangkan jamur yang masih fresh sebaiknya dibekukan di freezer. Jangan menyimpannya di kulkas karena jamur mudah menyerap kelembaban sehingga membuat cepat busuk.